Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani Resmi Dikelola TMU Tegal, Perkuat Pembinaan Spiritual dan Pendidikan
Perwakilan Arab Saudi serahterimakan Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani ke Rektor TMU Tegal. (Foto: Cahyo Nugroho for TIMES Indonesia)

Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani Resmi Dikelola TMU Tegal, Perkuat Pembinaan Spiritual dan Pendidikan

TMU Tegal resmi kelola Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani dari donatur Arab Saudi. Masjid ini jadi pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan sosial bagi kampus dan masyarakat sekitar.

TIMES Tegal,Senin 13 April 2026, 17:49 WIB
263
C
Cahyo Nugroho

TEGALSuasana tenang Kampus Tegal Muhammadiyah University (TMU) Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, pada Senin (13/4/2026), menjadi saksi momentum penting bagi dunia pendidikan dan keislaman. TMU secara resmi menerima dan mengelola Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani, sebuah rumah ibadah yang dibangun melalui donasi keluarga dermawan asal Arab Saudi.

Peresmian dan serah terima masjid tersebut berlangsung khidmat, dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari pihak donatur. 

Acara ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga menandai lahirnya pusat baru kegiatan spiritual dan sosial diharapkan memberi dampak luas bagi lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.

Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah salat lima waktu dan masjid ini dirancang untuk menjadi pusat aktivitas keislaman yang komprehensif, 

Mulai dari berbagai kajian rutin, pelatihan kepemimpinan berbasis nilai Islam, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Rektor TMU, Jebul Suroso, menegaskan bahwa keberadaan masjid di lingkungan kampus memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa. 

Menurutnya, pendidikan tinggi tidak cukup hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus membangun aspek moral dan spiritual generasi muda.

article

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat dakwah dan pembinaan kepribadian serta kolaborasi giat dengan masyarakat sekitar,” ujar Jebul Suroso.

Ia menambahkan bahwa pihak kampus berencana mengembangkan area sekitar masjid sebagai rest area bagi wisatawan yang melintasi jalur menuju Wisata Guci, salah satu destinasi wisata populer di wilayah tersebut.

Penyerahan masjid oleh keluarga dermawan dari Arab Saudi ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas negara dalam bidang filantropi dan pendidikan. 

Bantuan tersebut tak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga membawa nilai kepedulian sosial yang diharapkan dapat terus hidup dalam kegiatan kampus.

Lebih dari sekadar fasilitas ibadah, Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani diproyeksikan sebagai ruang edukasi yang inklusif dan TMU membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. 

Dengan demikian, keberadaan masjid diharapkan dapat mempererat hubungan antara kampus dan komunitas lokal.

Konsep integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman menjadi salah satu identitas utama TMU. Dalam konteks pendidikan modern yang kompetitif, kampus berupaya menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan karakter. 

Selain itu, masjid ini diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda yang lebih luas, tidak hanya mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum. 

Berbagai program seperti kajian tematik, pelatihan kepemimpinan, serta kegiatan sosial direncanakan akan rutin digelar di tempat ini.

Dengan terbukanya akses bagi publik, masjid ini diharapkan tidak menjadi fasilitas eksklusif kampus, melainkan juga ruang bersama memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Hal ini sejalan dengan semangat TMU Tegal dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga individu yang memiliki kesadaran sosial, spiritual, dan etika yang kuat.

Ke depan, keberadaan Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani diharapkan mampu menjadi pusat peradaban kecil di lingkungan kampus. 

Dari tempat ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, kegiatan, dan gerakan positif memberi kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Dengan demikian, peresmian dan serah terima masjid ini bukan hanya menandai bertambahnya fasilitas kampus, tetapi juga menjadi awal dari penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial yang lebih mendalam di lingkungan Masjid Ahmed Bin Ali Al-Samrani. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Cahyo Nugroho
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tegal, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.