Warga Margasari di Tegal Mancing Bareng Wakil Rakyat di Aliran Sungai Tengah Kampung
Ratusan warga Margasari Tegal ikuti mancing bersama di Sungai Brug Da’un bersama Anggota DPRD Tegal dan DPR RI. Sebanyak 1.500 lele ditebar.
TEGAL – Suasana berbeda terlihat di Sungai Brug Da’un, Desa Margasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Minggu (30/8/2026). Aliran sungai yang menjadi bagian dari aktivitas harian warga tersebut berubah menjadi ruang kebersamaan dan silaturahmi.
Ratusan warga dari Desa Margasari dan sejumlah desa di sekitarnya berkumpul di sepanjang tepian sungai dengan membawa alat pancing masing-masing.
Suasana semarak terasa saat Anggota DPRD Kabupaten Tegal Tuti Setianingsih berbaur langsung dengan masyarakat bersama Anggota DPR RI Mohamad Haekal. Kegiatan mancing bersama ini dikemas sederhana dan santai tanpa aturan formal, sehingga warga dapat berinteraksi langsung dengan para wakil rakyat.
Salah satu agenda utama acara ini adalah pelepasan 1.500 ekor ikan lele ke aliran Sungai Brug Da’un. Secara simbolis, pelepasan ikan dilakukan oleh Tuti Setianingsih bersama Kepala Desa Margasari, Eko Riyanto.
Momen pelepasan ikan disambut antusias oleh para peserta yang langsung melemparkan kail ke sejumlah titik sungai. Bagi warga, kegiatan ini tidak hanya sekadar mengumpulkan hasil tangkapan, tetapi juga menjadi sarana berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga.
Tuti Setianingsih menyampaikan bahwa kegiatan mancing bersama merupakan upaya membangun kedekatan antara masyarakat dan wakil rakyat dalam suasana kekeluargaan.
"Momen ini menjadi wujud kebersamaan antara warga dengan kami. Kegiatan seperti ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi sehingga warga bisa menyampaikan aspirasi dalam suasana yang lebih santai," ujar Tuti.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Margasari, Eko Riyanto. Ia menilai nilai utama dari kegiatan ini terletak pada rasa kebersamaan yang terbangun antarwarga.
"Di kegiatan ini kita tidak mencari siapa yang paling hebat memancing, tetapi kebersamaan yang dicari, sehingga masyarakat bisa lebih guyub dan rukun," kata Eko.
Semangat kebersamaan tampak dari interaksi warga yang saling bercanda dan membantu satu sama lain saat menarik tangkapan. Kehadiran masyarakat dari berbagai desa menjadikan kawasan Sungai Brug Da’un sebagai ruang silaturahmi lintas lingkungan.
Melalui kegiatan sederhana ini, pelepasan 1.500 ekor lele di Sungai Brug Da’un diharapkan dapat terus memupuk kerukunan dan rasa kekeluargaan di antara warga Margasari. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

